MprilMpril


justabdilah:

fuckyeah-chemistry:

ada yang mau ditato begini?

I am a chemistry major/neuroscience minor at the University of Sydney.. 

so why not get a chemistry tattoo? :) 

can anyone work out what it is?

submitted by: vnkr.tumblr.com

(I have a chem tattoo too! :} )


just my mind: Ayah Sex itu apa sih ?

justabdilah:

Suatu pagi seorang anak yang baru masuk sekolah dasar bertanya kepada ayahnya,

‘Yah……..ayah……..sex itu apa sih, yah…..?’

Terperanjat si ayah mendengar pertanyaan si upik. Terbayang dia tentang arus modern zaman sekarang yang membuat manusia berfikiran terbuka, termasuk anak yang masih kecil….

Via just my mind

Liat Hasil Nilai Ujian Versi SNSD - Gee

fuckyeahmahasiswa:

Saat nilai ujian matkul ditempel di papan…

Seohyun: “Alhamdullilah, gw dapet A! Lu gimana Tiff..?

Tiffany: “Yeah, gw juga dapet A! asik :), Yoona lu dapet brapa?”

Yoona: “Yah, gw cuma dapet nilai B, gak apa-apa lah…”

Jessica: “Awas dong na! gw juga pengen liat, gw dapet brapa ya?”

All: “Huuuu, bodo lu Jes!”

Jessica: “Waduuhhh…”

dari danidetik

Via Hidup Mahasiswa!

Pijakan Pertama

Busyet udah lama gue nggak buka Tumblr. *Pengen curhat, langsung buka tumblr*. Semalem gue mimpi, entah harus seneng atau sedih. Walaupun cuma mimpi tapi ini cukup ngebebanin gue. Satu sisi gue bangga sama diri gue, karena di dalem mimpi pun gue masih bisa ngontrol emosi gue, tapi di sisi lain ternyata gue masih bisa melakukan penghianatan didalemnya.

Gue Mimpi Ketemu Mantan

Gue mimpiin dia setelah Sahur. Disana dia tiba datang dan bilang masih sayang sama gue, tapi gue dengan tegas menjawab kalo untuk sekarang ini gue udah dapetin seseorang yang sangat gue sayang. Terus penghianatannya? Didalam mimpi, gue nggak bisa ngebohongin diri gue sendiri, kalo gue seneng banget bisa ketemu dia setelah sekian lama nggak ketemu. :Waks:

Tumblr emang tempat curhat yang paling nyaman (^^,)/



fuckyeahmahasiswa:

ketika Close Book melanda ujian….

-dari zearrock

(Source: fuckyeahmahasiswa)


MUKA TIDAK MENCERMINKAN ANGKATAN

fuckyeahmahasiswa:

dari dmwsdq

(Source: fuckyeahmahasiswa)

Via Hidup Mahasiswa!

“JELOUS”

Pada kenyataannya, tanpa disadari aku telah banyak memberikan toleransi untuk segala kesalahan yang dia perbuat, dari kesalahan micro sampai macro. Aku tahu dia tidak pernah menyadarinya, bukan karena tidak mau tahu tapi pasti karena memang mereka terlalu sering menganggap semua itu biasa saja. I hate boys with their logical mind.

Aku tidak menuntut dia menjadi bodyguard yang harus selalu ada setiap saat di sampingku. Aku bebaskan dia berinteraksi dengan siapa saja yang dia sebut ‘teman’, dan aku tidak memilah gender. Aku bukan diktator. Dan yang lebih penting, aku tidak butuh sesuatu yang lebih. Cukup perlakukan aku seperti ‘kau’ perlakukan teman-teman mu.

Ini sakit, hampir terfikirkan untuk melupakan segala kebahagiaan yang telah terlewati. Dia yang tidak mengerti menilai aku tidak mengerti. Kata siapa? Kalau aku tidak mengerti, tidak mungkin aku memberikanmu begitu banyak toleransi. Bermain perasaan dengan logika. Justru Anda yang tidak mengerti tuan. Bukan masalah teman atau bukan, aku tidak akan membenci sesuatu yang bersifat subjektif. Aku hanya ingin perubahan. PERLAKUKAN AKU SEPERTI KAU PERLAKUKAN TEMANMU.

Bila masih saja tidak mengerti dan menganggap aku yang salah, mungkin kamu akan mengerti setelah aku pergi dan tidak lagi memberikan banyak toleransi untukmu. Karena aku yakin ‘mereka’ hanya bisa menjadikan hidupmu terhalang jeruji.



The Ghost In Me


Maaf Ini Bukan Sara

Siapa juga yang ingin aib nya diketahui oleh berjuta-juta umat. Siapa juga yang ingin sisi kotor hidupnya di publikasikan, hingga banyak orang tahu dan sebagian besar mengutuknya. Siapa pula yang ingin terjatuh dari singgasana kerajaan karena keteledoran orang lain, atau mungkin kebusukan orang lain. Saya berlagak sok tahu, dan menganggap dia pun pasti tidak ingin hal buruk itu terjadi pada dirinya.

Ada suatu kaum yang mengaku dirinya beragama, tahu hukum, tapi dari setiap sepak terjangnya meresahkan masyarakat. Mereka mengaku mengerti hukum, tapi lagi lagi sisi kesok-tahuan ku berkata, kalau mereka tidak tahu apa-apa. Mereka membela atas nama kaumnya hanya bermodalkan kuantitas masa yang banyak, beberapa helai karton putih bertuliskan hujatan-hujatan tanpa dasar yang tepat. Maaf, ada satu kalimat yang ingin saya lontarkan pada kaum hawa yang termasuk dalam organisasi itu, “kalian tampak telanjang dibalik balutan kain semata kaki kalian itu”. Jujur, saya muak melihat tingkah polah kalian yang kadang tampak seperti premanisme. Hey sob, jangan sekali kali permalukan ‘Panutan’ kalian, dia menangis diatas sana (maaf, ini masih salah satu dari kesok-tahuanku).

Setiap orang pasti pernah melakukan dosa, seharum apapun nama nya dimata dunia. Jangan pernah mengukur dosa, bukan hak kita. Kita hanya wayang. Biarlah dalang yang menghukum. Tidak perlu anarkis untuk mendapatkan apa yang kau mau, atau menjalankan misi suci mu. Bukan aku menghujat “aktifitas suci” kalian, tapi cobalah untuk tepat sasaran, jangan samakan ‘misi suci’ dengan ‘nafsu satan’.


HolySinner (Pendosa Suci)

Suatu ketika, dibawah terangnya bulan purnama, lahir seorang bayi perempuan dari rahim seorang wanita, sebut saja dia Ibu. Setiap ibu yang akan selalu mendoakan yang terbaik untuk anaknya. Sebutlah anak itu Ayya. Ayya kecil adalah seorang pendiam yang hanya memiliki satu sampai dua teman dekat. Apakah yang lainnya adalah musuh? Bukan, tapi dia hanya seorang anak yang kurang pandai bergaul. Siapa yang bersalah atas ini? Turunankah hingga dia seperti kurang normal, penyendiri, untuk minta izin pada guru untuk permisi ke ‘belakang’ saja malu. Ada kebiasaan lain yang sering dia lakukan, beberapa orang menilai itu adalah kebiasaan buruk, yaitu ‘ngemut jari’, seperti lollypop namun bedanya dia gunakan jari untuk itu. Seharunya gadis seumuran dia berada pada fase hidup penuh keceriaan, tanpa beban di hidupnya, polos, yang ada di fikirannya hanya bermain dan bermain. Tapi ini tidak, banyak hal yang memberatkan otaknya, apa itu? Masalah keluarga, orang tua yang selalu bertengkar - nyaris bercerai, kakak tiri yang sama sekali tidak bisa Ayya jadikan panutan - selalu pulang larut malam, dan terakhir hamil di luar nikah. sungguh bukan lingkungan keluarga yang baik. Namun Ayya cukup berprestasi di sekolah, dia sempat menjuarai lomba kaligrafi, masuk 3 besar selama menduduki bangku sekolah dasar, and many more.

Ayya remaja, tidak mengenal apa itu pacaran, yang dia tahu hanya bagaimana cara mempertahankan peringkatnya di kelas. Hingga suatu saat dia lakukan suatu kebohongan untuk mendapatkan cinta pertamanya. Ayya mulai bisa berbohong ketika menduduki bangku menengah atas. Dia menceritakan pada lelaki itu semua tentang masa lalunya yang notabene adalah masa lalu temannya. Ya, Ayya menceritakan masa lalu temannya dengan mengatas namakan dirinya. Terlepas dari kebohongan Ayya, dia bisa mempertahankan hubungannya dengan lelaki yang dia bohongi itu cukup lama. Bila Aku adalah peri yang selalu bersama Ayya dikala dia sedih dan senang, Aku akan sangat berterima kasih pada lelaki pertama Ayya itu, karena hari-hari Ayya setelah mengenal lelaki itu, kehidupan Ayya menjadi lebih baik dan berubah secara signifikan. Aku turut berbahagia atas perubahan pada diri Ayya. Namun pada saat itu masalah percintaannya cukup pelik, cukup dia dan Tuhan saja yang tahu apa saja yang terjadi. Apa yang Ayya alami, biar dia jadikan pengalaman untuk menjadi lebih baik lagi kedepannya.

Kini Ayya adalah seorang mahasiswi di suatu perguruan tinggi negeri. Mungkin orang yang baru mengenal sosok Ayya tidak akan pernah menyangka dia memiliki masa lalu yang suram. Ayya yang sekarang adalah sosok perempuan yang ceria, senang bersenda gurau, banyak teman, pintar bergaul, dan bla… bla… bla… Sebagai peri yang selalu menemaninya, Aku sangat bahagia, tidak lagi menjadi penampung air matanya.

Setiap orang pernah melakukan dosa, termasuk Ayya. Dia dan Aku, tau betul apa yang telah dilakukan. Melakukan dosa, dan disaat yang sama mengharapkan pengampunan. Taat beribadah, dan disatu waktu menyadari telah melakukan dosa yang besar. Belum cukup bertobat, belum cukup memohon ampun pada Tuhan, dosa itu terus diciptakan, dilakukan dengan segenap kesadaran. Dia tahu itu dosa, namun terus dia lakukan. Tuhan mungkin telah murka, tapi Dia selalu memberikan yang terbaik untuk Ayya. Entah apa yang Tuhan rencanakan untuk Ayya. Tuhan seakan menghukum Ayya kecil, dan memberikan kebahagiaan yang berlimpah pada Ayya remaja hingga sekarang, terlepas dari dosa yang sering dia lakukan.

Ayya : tokoh fiktif dari sepenggal kisah nyata


14
To Tumblr, Love PixelUnion

We're updating Fluid!

Soon, we'll be updating the look and feel of this theme. Read about the changes here. You can easily turn off this notification in the theme customization panel.

Close